PP Tremas, Arjosari, Pacitan



Salah seorang ulama sekaligus penulis kitab terkenal dunia, Kiai Machfudz At-Termasyi adalah alumnus pesantren yang didirikan tahun 1830 ini. Pesantren yang berlokasi di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur ini cukup dikenal hingga ke mancanegara. Didirikan oleh KH. Abdul Manan, menantu seorang demang di Tremas-Ngabehi Honggowidjoyo. PP Tremas dipegang oleh pendirinya hingga 1862. Seterusnya ada KH. Abdulah, KH. Dimyati, KH. Hamid Dimyati dan KH. Habib Dimyati bin Hamid Dimyati yang memegang pimpinan pesantren.

Sebagai pesantren yang berdekatan dengan basis pergerakan PKI di Madiun tahun 1948, PP Tremas terkena imbas pemberontakan pula. Pondok yang menjadi pusat gerakan (markas) Sabilillah dan Hizbullah ini pernah menjadi target operasi orang-orang PKI ketika itu. KH. Hamid Dimyati diyakini diculik dan dibunuh oleh gerombolan PKI waktu itu. Akibat kejadian itu, aktivitas pesantren menjadi vakum. Hingga pemberontakan itu tertumpas oleh pemerintah, santri-santri pesantren mulai berdatangan dan mukim kembali di PP Tremas.

Sejak tahun 1952 dibawah pimpinan KH. Habib Dimyati dan adiknya KH Haris Dimyati PP Tremas melakukan beberapa pembenahan. Sistem madrasi, dengan Madrasah Mu'alliminnya, sudah mulai diselenggarakan. Ada pula santri mukim dan santri kalong. Dengan menerapkan kurikulum yang didasarkan pada SKB 3 menteri, alumni pondok dimungkinkan punya kesempatan yang luas meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi umum.

Namun begitu, sistem pengajian tradisionail pun tidak ditinggalkan oleh PP Tremas. Jadi dalam pengajarannya ada kombinasi, materi tentang tafsir, hadits, fiqh, bahasa, tauhid dan IPA, IPS, Matematika, dan sebagainya. Pendidikan keterampilan seperti elektronika, fotografi, pertanian dan ilmu administrasi, boga dan busana diajarkan pula di pondok dengan luas 3 ha. Prof.DR. Mukti Ali (mantan Menag), KH. Ahmad Zabidi (mantan Dubes untuk ArabSaudi), Let.Jend. M. Sarbini dan KH. Ali Ma'shum (pengasuh PP Krapyak dan Rosi Aam PB NU) adalah mantan santri PP Tremas, Pacitan.