Back Index Next

b. Mukminin yang Berada di Neraka

Pada pembahasan yang lalu, telah kami jelaskan bahwa syafaat akan didapatkan oleh kaum mukminin yang berdosa di hari kiamat nanti sehingga dengan itu mereka bisa masuk ke dalam surga. Namun, di sini perlu juga kami jelaskan bahwa ada sekelompok orang beriman yang terpaksa harus masuk ke dalam neraka. Kelompok kedua ini juga akan memperoleh syafaat untuk dapat keluar dari azab Ilahi. Banyak hadis Nabi SAWW dan Ahlul Bait a.s. yang menyebutkan tentang adanya sekelompok orang mukmin yang akan keluar dari neraka dengan syafaat Rasulullah SAWW dan orang-orang saleh.

Rasulullah SAWW bersabda,

يشفع الأنبياء في كل من يشهد أن لا إله إلاّ الله مخلصا , فيخرجونهم منها ..  

Artinya: Para nabi kelak akan memberikan syafaat mereka kepada siapa saja yang bersaksi dengan sungguh-sungguh bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan mengeluarkan mereka dari neraka...[117]

Beliau SAWW juga bersabda,

إن الله يخرج قوما من النار بالشفاعة

Artinya: (Di hari kiamat) Allah akan mengeluarkan sekelompok manusia dari neraka berkat syafaat.[118]

Hadis beliau SAWW yang lain menyatakan,

ليخرجن قوم من أمتي من النار بشفاعتي يسمون الجهنميين ..

Artinya: Kelak akan ada sekelompok umatku yang keluar dari neraka berkat syafaatku. Mereka disebut dengan jahannamiyyun.[119]

Rasulullah SAWW dalam riwayat lain bersabda,

أمّا أهل النار الذين هم أهلها فلا يموتون فيها فلا يحيون ولكن ناس أصابتهم نار بذنوبهم أو بخطاياهم فأماتتهم إماتة حتى إذا كانوا فحما أذن في الشفاعة فيخرجون ضبائر ضبائر

Artinya: Penghuni neraka adalah mereka yang tinggal dan kekal di dalamnya. Di dalam neraka, mereka tidak hidup dan tidak pula mati. Akan tetapi, ada sebagian orang yang masuk neraka karena kesalahan dan dosa mereka. Mereka akan dimatikan di dalamnya. Setelah menjadi arang, Allah mengizinkan mereka untuk mendapat syafaat sehingga mereka keluar dari neraka kelompok demi kelompok.[120]

Imam Ali Ridha a.s. berkata,

مذنبوا أهل التوحيد لا يخلدون في النار ويخرجون منها والشفاعة جائزة لهم ...

Artinya: Kaum muslimin yang berdosa tidak akan tinggal selamanya di dalam neraka. Mereka pasti akan keluar dari sana, sebab mereka berhak untuk mendapatkan syafaat...[121]

Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAWW bersabda,

... فإذا فرغ الله عزّ وجل من القضاء بين خلقه و أخرج من النار من يريد أن يخرج , أمر الله ملائكته والرسل أن تشفع فيعرفون بعلاماتـهم : إنّ النار تأكل كلّ شيء من ابن آدم إلاّ موضع السجود ..

Artinya: Setelah pengadilan akbar Tuhan di hari kiamat selesai dan Allah telah mengeluarkan sebagian orang dari neraka, Dia akan memerintahkan para malaikat dan rasul-Nya untuk memberi syafaat kepada orang-orang yang beriman melalui tanda yang mereka miliki. Sebab api neraka akan melahap habis tubuh anak Adam kecuali tempat sujudnya…[122]

Diriwayatkan juga bahwa beliau bersabda,

إذا ميّز أهل الجنة و أهل النار , فدخل أهل الجنة الجنة , و أهل النار النار قامت الرسل و شفعوا ...

Artinya: Setelah penghuni surga dipisahkan dari penghuni neraka, mereka akan masuk ke tempat yang telah ditentukan untuk mereka masing-masing. Saat itulah para nabi dan rasul memberikan syafaat mereka…[123]

Hadis Nabi SAWW berikutnya,

يقول الرجل من أهل الجنة يوم القيامة أي ربي عبدك فلان سقاني شربة من ماء في الدنيا فشفعني فيه , فيقول : إذهب فأخرجه من النار فيذهب فيتجسس في النار حتى يخرجه منها ...

Artinya: Pada hari kiamat nanti, akan ada seseorang dari penghuni surga yang berkata kepada Allah, “Wahai Tuhanku, si fulan dahulu di dunia pernah memberiku seteguk air. Berilah aku kesempatan untuk memberinya syafaat.” Tuhan menjawab, “Carilah dan keluarkanlah ia dari neraka!” Ia pun pergi mencari kawannya itu di neraka lalu mengeluarkannya dari sana.[124]

Allamah Thabathaba’i berkata, “Kesimpulannya adalah bahwa syafaat merupakan fenomena yang pasti akan terjadi di babak akhir dari drama kiamat. Ketika itu ampunan Allah SWT yang Mahaluas menjadi penghalang bagi seseorang untuk masuk ke dalam neraka atau ampunan itu akan mengangkat dan menyelamatkan mereka yang telah memasukinya…” [125]

Semua riwayat di atas menjelaskan bahwa syafaat akan diberikan setelah penghitungan amal umat manusia selesai dan berguna untuk menyelamatkan orang mukmin dari siksa api neraka atau mengeluarkannya dari sana.

Ketiga: Mereka yang Tidak Mendapat Syafaat

Sampai di sini, kita telah mengetahui bahwa syafaat adalah anugerah yang hanya akan diterima oleh kaum mukminin dan syafaat tidak berguna bagi mereka yang mati dalam keadaan kafir. Al-Quran Al-Karim dalam banyak ayatnya telah menjelaskan ancaman Tuhan terhadap beberapa kelompok umat manusia bahwa mereka akan kekal di dalam neraka dan tidak akan mendapat syafaat.

Ancaman bahwa mereka akan kekal di neraka bisa kita temukan dalam tiga puluh delapan ayat yang tersebar di delapan belas surat Al Quran.

Sayangnya, kajian singkat ini tidak mengizinkan kami untuk membahas ayat-ayat tersebut satu-persatu. Namun, dengan menelaahnya secara cermat dan teliti kita akan mendapatkan keuntungan dalam menguatkan klaim kita di atas bahwa kaum mukminin tidak termasuk mereka yang diancam oleh Allah untuk dimasukkan ke dalam neraka selama-lamanya.

Ketidakkekalan tersebut memberikan indikasi bahwa orang mukmin yang mungkin masuk ke neraka, nantinya pasti akan dikeluarkan dari sana, dan ini berarti jalan kita untuk mengimani konsep syafaat lebih terbuka lagi.

Di bawah ini, kami nukilkan ayat-ayat tersebut yang kami kelompokkan menurut kategori yang kami buat sendiri.

a. Orang-Orang Kafir

- والذين كفروا و كذّبوا بآياتنا أولئك أصحاب النار هم فيها خالدون

Artinya: Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya. [126]

- إنّ الذين كفروا وماتوا وهم كفّار أولئك عليهم لعنة الله والملائكة والناس أجمعين , خالدين فيها لا يخفّف عنهم العذاب ولا هم ينظرون .

Artinya: Sesungguhnya orang-orang kafir dan mereka yng mati dalam keadaan kafir akan mendapat laknat Allah, para malaikat, dan manusia seluruhnya. Mereka kekal di dalam laknat tersebut. Mereka tidak akan mendapatkan keringanan siksa dan mereka tidak akan dilihat dengan pandangan rahmat. [127]

- .. والذين كفروا أولياؤهم الطاغوت يخرجونهم من النور إلى الظلمات أولئك أصحاب النار هم فيها خالدون

Artinya: Dan orang-orang kafir, pelindung mereka adalah thaghut yang mengeluarkan mereka dari cahaya menuju kepada kegelapan. Mereka itulah penghuni neraka, yang kekal di dalamnya selama-lamanya.[128]

- إنّ الذين كفروا لن تغني عنهم أموالهم ولا أولادهم من الله شيئا و أولئك أصحاب النار هم فيها خالدون

Artinya: Sesungguhnya bagi orang-orang kafir, baik harta  maupun anak-anak mereka tidak akan dapat menolak azab Allah dari mereka sedikit pun. Mereka adalah penghuni neraka dan mereka kekal di dalamnya. [129]

- إنّ الذين كفروا و ظلموا لم يكن الله ليغفر لهم ولا ليهديهم طريقا , إلاّ طريق جهنم خالدين فيها أبدا و كان ذلك على الله يسيرا .

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan melakukan kezaliman tidak akan diampuni dosanya oleh Allah dan Allah tidak akan menunjukkan jalan kepada mereka.[130]

- و إن تعجب فعجب قولهم أءذا كنّا ترابا أءنّا لفي خلق جديد أولئك الذين كفروا بربهم و أولئك الأغلال في أعناقهم و أولئك أصحاب النار هم فيها خالدون

Artinya: Dan jika ada sesuatu yang kamu herankan maka yang patut kamu herankan adalah ucapan mereka, “Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami sesungguhnya akan dikembalikan menjadi makhluk yang baru?” Orang-orang itulah yang kafir kepada Tuhannya dan orang-orang itulah yang kelak akan dibelenggu lehernya. Mereka adalah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.[131]

- إن الله لعن الكافرين وأعدّ لهم سعيرا , خالدين فيها أبدا لا يجدون وليّا ولا نصيرا .

Artinya: Sesungguhnya Allah melaknat orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka). Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka tidak memperoleh seorang pelindung pun dan tidak (pula) seorang penolong.[132]

- و سيق الذين كفروا إلى جهنم زمرا حتى إذا جآؤها فتحت أبوابها وقال لهم خزنتها ألم يأتكم رسل منكم يتلون عليكم آيات ربكم و ينذرونكم لقاء يومكم هذا قالوا بلى ولكن حقّت كلمة العذاب على الكافرين , قيل ادخلوا أبواب جهنم خالدين فيها فبئس مثوى المتكبرين .

Artinya: Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berkelompok-kelompok. Apabila mereka sampai ke neraka itu, dibukakanlah pintu-pintunya dan berkata kepada mereka penjaga-penjaganya, “Apakah rasul-rasul dari golongan kalian sendiri belum pernah datang dan membacakan ayat-ayat Tuhan kepada kalian serta memperingatkan kalian akan pertemuan hari ini?” Mereka menjawab,“Benar (telah datang).” Tetapi telah pasti berlaku ketetapan kepada orang-orang yang kafir. Dikatakan kepada mereka, “Masuklah ke pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kalian kekal di dalamnya.” Maka, neraka Jahannam itulah tempat terburuk bagi orang-orang yang menyombongkan diri.[133]  

- كمثل الشيطان إذ قال للإنسان اكفر فلما كفر قال إني بريء منك إني أخاف الله رب العالمين , فكان عاقبتهما أنهما في النار خالدين فيها وذلك جزاء الظالمين

Artinya: Bujukan orang-orang munafik itu adalah seperti bujukan setan ketika dia berkata kepada manusia, “Kafirlah kamu.” Maka, tatkala manusia itu telah kafir ia berkata, "Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan Semesta Alam." Maka, nasib keduanya adalah bahwa mereka akan masuk ke dalam neraka dan mereka kekal di dalamnya. Demikianlah balasan bagi orang-orang yang berbuat zalim.[134]

- والذين كفروا وكذّبوا بآياتنا أولئك أصحاب النار هم فيها خالدين فيها وبئس المصير

Artinya: Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya dan itulah tempat kembali yang terburuk.[135]

- إن الذين كفروا من أهل الكتاب والمشركين في نار جهنّم خالدين فيها أولئك هم شرّ البريّة

Artinya:  Sesungguhnya orang-orang kafir, yakni Ahli Kitab dan orang-orang musyrik, (akan masuk) ke neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah  makhluk yang terburuk.[136]

- وعد الله المنافقين والمنافقات والكفّار نار جهنّم خالدين فيها هي حسبهم ولعنهم الله ولهم عذاب مقيم

Artinya:  Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan serta orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka. Allah melaknat mereka dan bagi mereka azab kekal. [137]

- لعن الذين كفروا من بني إسرائيل على لسان داود و عيسى ابن مريم ذلك بما عصوا وكانوا يعتدون , كانوا لا يتناهون عن منكر فعلوه لبئس ما كانوا يفعلون , ترى كثيرا منهم يتولّون الذين كفروا لبئس ما قدّمت لهم أنفسهم أن سخط الله عليهم وفي العذاب هم خالدون .

Artinya: Orang-orang kafir dari Bani Israil telah dikutuk melalui lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu dikarenakan mereka telah membangkang dan melampui batas. Mereka tidak saling melarang dari perbuatan keji yang mereka perbuat. Sungguh buruk sekali perbuatan mereka itu. Kalian menyaksikan kebanyakan dari mereka  tolong-menolong dengan orang-orang kafir dan musyrik. Sungguh amat buruklah apa yang mereka perbuat untuk diri mereka sendiri dengan membuat Allah murka atas mereka. Kelak mereka akan berada di neraka dan kekal di dalamnya.[138]

b. Orang-Orang yang Murtad

- ... ومن يرتدد منكم عن دينه فيمت وهو كافر فأولئك حبطت أعمالهم في الدنيا والآخرة وألئك أصحاب النار هم فيها خالدون

Artinya: …Jika seseorang di antara kalian keluar dari agamanya lalu ia mati dalam kekafiran maka sia-sialah amal perbuatan mereka di dunia dan di akhirat. Merekalah penghuni neraka dan kekal di dalamnya.[139]

- كيف يهدي الله قوما كفروا بعد إيمانهم وشهدوا أن الرسول حقّ وجاءهم البيّنات والله لا يهدي القوم الظالمين , أولئك جزاؤهم أنّ عليهم لعنة الله والملائكة والناس أجمعين , خالدين فيها لا يخفّف عنهم العذاب ولا هم ينظرون

Artinya: Bagaimana Allah akan memberi hidayah kepada orang-orang yang kafir setelah sebelumnya mereka beriman serta telah mengakui kebenaran risalah Muhammad dan telah datang kepada mereka keterangan tentang kebenaran. Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. Balasan yang akan mereka terima adalah bahwa mereka mendapat kutukan Allah, kutukan para malaikat, serta kutukan manusia seluruhnya. Mereka kekal dalam kutukan tersebut. Mereka tidak akan mendapatkan keringanan siksaan dan tidak pula mereka diberi tangguh (kesempatan).[140]

c. Orang-Orang Musyrik

- ما كان للمشركين أن يعمروا مساجد الله شاهدين على أنفسهم بالكفر أولئك حبطت أعمالهم و في النار هم فيها خالدون

Artinya: Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu meramaikan masjid-masjid, padahal mereka mengakui bahwa mereka adalah kafir. Mereka adalah orang-orang yang amal perbuatannya sia-sia dan mereka kekal di dalam api neraka.[141]

- إنكم وما تعبدون من دون الله حصب جهنّم أنتم لها واردون , لو كان هؤلاء ألهة ما وردوها وكلّ فيها خالدون

Artinya: Sesungguhnya kalian dan sesembahan kalian selain Allah, adalah umpan Jahannam. Kalian pasti masuk ke dalamnya. Andaikata berhala-berhala itu Tuhan, tentulah mereka tidak masuk neraka. Mereka semua kekal di dalamnya.[142]

- والذين لا يدعون مع الله  إلها آخر ولا يقتلون النفس التي حرّم الله إلاّ بالحق ولا يزنون ومن يفعل ذلك يلق أثاما , يضاعف له العذاب يوم القيامة ويخلد فيه مهانا

Artinya: Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan selain Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (untuk membunuhnya) kecuali dengan alasan yang benar, dan tidak berzina; jika seseorang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapatkan (pembalasan) dosa(nya), (yakni) azab untuknya akan dilipatgandakan pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina.[143]

- إن الذين كفروا من أهل الكتاب و المشركين في نار جهنّم خالدين فيها أولئك هم شرّ البريّة

Artinya: Sesungguhnya orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah  makhluk terburuk.[144]

- ويوم يحشرهم جميعا يا معشر الجنّ قد استكثرتم من الإنس وقال أولياؤهم من الإنس ربّنا استمتع بعضنا ببعض و بلغنا أجلنا الذي أجّلت لنا قال النار مثواكم خالدين فيها إلاّ ما شاء الله إن ربّك حكيم عليم

Artinya: Dan ingatlah hari di waktu Allah menghimpun mereka semuanya, (dan Allah berfirman), “Wahai bangsa jin, sesungguhnya kalian telah banyak menyesatkan manusia.” Lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari umat manusia, “Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebagian dari kami telah mendapat kesenangan dari sebagian yang lain dan kami telah sampai pada waktu yang Engkau tentukan bagi kami.” Allah berfirman, “Neraka adalah tempat tinggal kalian untuk selama-lamanya sampai Allah menghendaki (hal yang lain).” Sesungguhnya Tuhanmu Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui.[145]

d. Pemakan Riba

الذين يأكلون الربا لا يقومون إلاّ كما يقوم الذي يتخبطه الشيطان من المسّ ذلك بأنّهم قالوا إنّما البيع مثل الربا و أحلّ الله البيع وحرّم الربا فمن جاءه موعظة من ربّه فانتهى فله ما سلف و أمره إلى الله ومن عاد فأولئك أصحاب النار هم فيها خالدون

Artinya: Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu adalah disebabkan mereka berkata,, "Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba." Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan), sedang urusannya kembali (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.[146]

e. Para Penentang Allah dan Rasul-Nya

- ومن يعص الله ورسوله و يتعدّ حدوده يدخله نارا خالدا فيها و له عذاب مهين

Artinya: Dan jika seseorang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya serta melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam api neraka dan ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.[147]

- ألم يعلموا أنه من يحادد الله ورسوله فانّ له نار جهنم خالدا فيها ذلك الخزي العظيم

Artinya: Tidakkah mereka (orang-orang munafik itu) mengetahui bahwasanya jika seseorang menentang Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya neraka Jahannamlah baginya, dia kekal di dalamnya. Itu adalah kehinaan yang besar.[148]

- ... ومن يعص الله ورسوله فإن له نار جهنم خالدين فيها أبدا

Artinya: …Dan jika seseorang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya baginyalah neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.[149]

f. Orang-orang Congkak dan Pendusta Kebenaran

- والذين كذّبوا بآياتنا واستكبروا عنها أولئك أصحاب النار هم فيها خالدون

Artinya: Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka adalah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.[150]

- ... وقد آتيناك من لدنّا ذكرا  , من أعرض عنه فإنه يحمل يوم القيامة وزرا , خالدين فيها وساء لهم يوم القيامة حملا

Artinya: …dan sesungguhnya telah Kami berikan kepadamu dari sisi Kami suatu peringatan (Al-Qur’an). Jika seseorang berpaling dari (kitab suci) Al-Qur’an maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat dan mereka kekal di dalam keadaan itu. Dan amat buruklah dosa itu sebagai beban bagi mereka di hari kiamat. [151]

- الذين كذّبوا بالكتاب وبما أرسلنا به رسلنا فسوف يعلمون , إذ الأغلال في أعناقهم والسلاسل يسحبون , في الحميم ثمّ في النار يسجرون , ثمّ قيل لهم أين ما كنتم تشركون , من دون الله قالوا ضلّوا عنّا بل لم نكن ندعوا من قبل شيئا كذلك يضلّ الله الكافرين , ذلكم بما كنتم تفرحون في الأرض بغير الحق وبما كنتم تمرحون , ادخلوا أبواب جهنم خالدين فيها فبئس مثوى المتكبرين .

Artinya: (Yaitu) orang-orang yang mendustakan Al-Kitab (Al-Qur’an) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul Kami yang telah Kami utus. Kelak mereka akan mengetahui, ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, dan mereka diseret ke dalam air yang sangat panas, kemudian dibakar dalam api. Lalu dikatakan kepada mereka, “Di manakah berhala-berhala (yang kalian sembah) yang telah kalian jadikan sebagai sekutu Allah?” Mereka menjawab, “Mereka telah hilang lenyap dari kami bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu.” Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir. Yang demikian itu disebabkan karena kalian bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kalian selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan). Dikatakan kepada mereka, “Masuklah kalian ke pintu-pintu neraka Jahannam, (dan tinggallah) di dalamnya untuk selama-lamanya. Itulah tempat bagi orang-orang yang    sombong.“ [152]

- .. فذوقوا بما نسيتم لقاء يومكم هذا إنّا نسيناكم و ذوقوا عذاب الخلد بما كنتم تعملون

Artinya: Maka rasakanlah (siksaan ini) sebagai balasan atas kelalaian kalian akan pertemuan dengan hari ini (Hari Kiamat). Sesungguhnya Kami telah melupakan kalian (pula) dan rasakanlah siksa yang kekal, sebagai balasan atas apa yang telah kalian lakukan.[153]

- ذلك جزاء أعداء الله النار لهم فيها دار الخلد جزاء بما كانوا بآياتنا يجحدون

Artinya: Demikianlah balasan (terhadap) musuh-musuh Allah, (yaitu) neraka; mereka mendapat tempat tinggal yang kekal di dalamnya sebagai pembalasan atas keingkaran mereka terhadap ayat-ayat Kami.[154]

g. Munafikin

- وعد الله المنافقين والمنافقات والكفّار نار جهنّم خالدين فيها هي حسبهم ولعنهم الله ولهم عذاب مقيم

Artinya: Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka. Allah melaknat mereka dan bagi mereka azab kekal.[155]

- ألم تر إلى الذين تولّوا قوما غضب الله عليهم ما هم منكم ولا منهم ويحلفون على الكذب وهم يعملون , أعدّ الله لهم عذابا شديدا إنهم ساء ما كانوا يعملون , اتخدوا أيمانهم جنّة فصدّوا عن سبيل الله فلهم عذاب مهين , لن تغني عنهم أموالهم ولا أولادهم من الله شيئا أولئك أصحاب النار هم فيها خالدون

Artinya: Tidakkah kamu melihat orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman padahal orang-orang tersebut bukan dari golongan kalian dan bukan (pula) dari golongan mereka. Mereka bersumpah untuk mendukung kebohongan, sedang mereka mengetahui. Allah telah menyediakan bagi mereka azab yang sangat keras. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan. Mereka menjadikan sumpah sebagai perisai, lalu mereka halangi (manusia) dari jalan Allah. Karena itulah mereka kelak akan mendapat azab yang menghinakan. Harta benda dan anak-anak mereka tiada berguna sedikit pun (untuk menolong) mereka dari azab Allah. Mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.[156]

h. Pembunuh Orang Mukmin

و من يقتل مؤمنا متعمدا فجزاؤه جهنم خالدا فيها و غضب الله عليه و لعنه وأعدّ له عذابا عظيما

Artinya: Dan jika seseorang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya adalah neraka Jahannam. Ia kekal di dalamnya. Allah murka kepadanya, mengutuknya, serta menyediakan baginya azab yang besar.[157]

i. Orang-Orang yang Zalim

- ثم قيل للذين ظلموا ذوقوا عذاب الخلد هل تجزون إلاّ بما كنتم تكسبون

Artinya: Kemudian dikatakan kepada orang-orang yang zalim (musyrik) itu, "Rasakanlah olehmu siksaan yang kekal. Kamu tidak diberi balasan melainkan dengan apa yang telah kamu kerjakan." [158]

- الذين تتوفّاهم الملئكة ظالمي أنفسهم فألقوا السلم ما كنّا نعمل من سوء بلى ان الله عليم بما كنتم تعملون , فادخلوا أبواب جهنم خالدين فيها فلبئس مثوى المتكبرين

Artinya: Orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat zalim kepada diri sendiri, mereka menyerah diri (sambil berkata), “Kami tidak pernah mengerjakan satu kejahatan pun.” (Malaikat menjawab), "Ya, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kalian kerjakan. Maka laluilah pintu-pintu neraka Jahannam. Kalian kekal di dalamnya." Betapa buruknya tempat bagi mereka yang menyombongkan diri itu.[159]

j. Para Pendosa

إن المجرمين في عذاب جهنم خالدون

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal di dalam neraka Jahannam.[160]

k. Mereka yang Berbuat Kejahatan 

والذين كسبوا السيئات جزاء سيئة بمثلها وترهقهم ذلّة ما لهم من الله من عاصم كأنما أغشيت وجوههم قطعا من الليل مظلما أولئك أصحاب النار هم فيها خالدون

Artinya: Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan (akan mendapat) balasan yang setimpal dan mereka dipenuhi oleh rasa kehinaan. Mereka tidak memiliki  pelindung apa pun dari (azab) Allah. Seakan-akan muka mereka ditutupi oleh kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.[161]

l. Mereka yang Timbangan Amalnya Ringan

ومن خفّت موازينه فأولئك الذين خسروا أنفسهم في جهنم خالدون

Artinya: Dan barang siapa yang timbangan amalnya ringan, mereka itulah orang-orang yang merugi. Mereka kekal di dalam neraka Jahannam.[162]

Dari uraian dan pembagian di atas, dapat kita simpulkan bahwa mereka yang kekal di dalam neraka tidak termasuk golongan kaum mukminin. Hal ini disebabkan karena orang yang beriman telah lebih dahulu bertaubat dan memperbaiki diri serta memohon ampun kepada Allah atas semua dosa sebelum malaikat maut datang mencabut nyawa mereka. Kesimpulan ini mendukung teori yang kita yakini bahwa kaum mukminin kelak akan mendapatkan syafaat di hari kiamat baik untuk menyelamatkan diri dari siksa atau mengeluarkan mereka dari neraka.

Singkatnya, ada dua cara untuk membuktikan kebenaran konsep syafaat, yaitu sebagai berikut.

Pertama, dengan mengkaji ayat-ayat Al-Quran yang menyebut permasalahan ini.

Kedua, dengan membawakan bukti-bukti yang akurat bahwa orang mukmin yang berdosa tidak akan kekal berada di dalam neraka. Mereka pasti akan keluar dari sana suatu saat. Dan untuk keluar dari neraka mereka membutuhkan sarana yang tidak lain adalah syafaat. Syafaat kelak akan diberikan oleh mereka yang telah diridhai oleh Allah, seperti para nabi, rasul, washi malaikat, hamba-hamba Allah yang saleh, dan amal kebajikan.

Kesimpulan akhir dari telaah kita ini adalah bahwa syafaat ada dan akan didapatkan oleh kaum mukminin yang Allah SWT telah meridhai keimanannya. Syarat ini adalah syarat terpenting bagi terwujudnya syafaat. Kelak di hari kiamat, Rasulullah SAWW, para imam dari keluarga suci beliau a.s., orang-orang saleh, amal kebajikan, Al-Quran, dan malaikat akan memberikan syafaat kepada siapa saja yang berhak mendapatkannya. Perlu pula diingat bahwa syafaat tidak akan terwujud kecuali setelah seluruh syaratnya terpenuhi. Semoga Allah SWT memasukkan kita ke dalam golongan mereka yang berhak mendapatkan syafaat dari Rasulullah Muhammad SAWW dan keluarganya yang suci a.s. Amin.

و آخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

Back Index Next